AJI Jakarta dan LBH Pers Kecam Hercules yang Mengancam Wartawan

Ilustrasi tolak kekerasan terhadap wartawan (Foto: Tempo/Imam Sukamto

ALIANSI JURNALIS INDEPENDEN (AJI) Jakarta dan Lembaga Bantuan Hukum Pers mengecam dugaan intimidasi dan ancaman Hercules Rosario Marshal alias Hercules kepada jurnalis.

Dugaan intimidasi dan ancaman itu dilakukan Hercules di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada 19 Januari 2023, saat diminta ke KPK sebagai saksi.

“Hercules saat itu datang ke KPK sebagai saksi untuk tersangka hakim agung nonaktif Sudrajad Dimyati dan koleganya,” papar AJI Jakarta dan LBH Pers dalam siaran pers yang diterima jerami.id, Selasa (24/1).

Menurut AJI Jakarta dan LBH Pers, sejumlah wartawan meminta kesediaan Hercules untuk diwancarai usai Hercules diperiksa oleh penyidik KPK. Alih-alih menjawab permintaan, Hercules menyuruh jurnalis bertanya ke penyidik KPK.

Bukan hanya itu. Hercules mengecam profesi wartawan dan menuding wartawan adalah provokator. Merasa belum cukup, sebagaimana tertera dalam siaran pers, Hercules mengancam wartawan.

“Hercules bahkan menyebut, ‘Kalau macam-macam, saya sikat kalian!’.” Begitu tertera dalam siaran pers tersebut.

Atas tindakan tersebut, AJI Jakarta dan LBH Pers menilai intimidasi Hercules terhadap wartawan berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Pada Pasal 8 UU Pers diketahui, dalam menjalankan profesinya jurnalis mendapat perlindungan hukum. Sementara itu, dalam Pasal 18 UU Pers menyebutkan, ”Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta.”

Apalagi, Hercules sudah berkali-kali menghalangi kerja jurnalis. Sebagai catatan. pada 27 Maret 2019, Hercules menyerang dan memukul jurnalis ketika meliput di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (ARM)

Leave a Comment