Warga Badui Minta Anies Bantu Perjuangkan Sunda Wiwitan

Anies Baswedan mendapat kehormatan pelilitan kain romal, destar khas Suku Badui, oleh tokoh Kasepuhan Bagui Dalam Abah Mursyid (Foto: Twitter Anies Baswedan)

AGUS, Sekretaris Desa Kanekes, melontarkan unek-unek di depan Anies Baswedan. Ia tuturkan perjuangan warga Suku Badui dalam mengupayakan agar Sunda Wiwitan diakui oleh negara sebagai keyakinan yang dianut.

Agus menceritakan hal tersebut saat bercengkerama dengan Anies Baswedan, Selasa (24/1). Anies, mantan Juru Bicara Tim Pemenangan Jokowi-JK, tengah berkunjung ke Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.

Kunjungan bakal calon presiden (capres) dari Partai Nasdem ke permukiman Suku Badui tersebut dalam rangka silaturahmi sekaligus menguak ingatan manakala berkunjung ke sana pada 2013 lalu.

Agus tidak menyia-nyiakan kesempatan. Ia berbicara atas nama Kepala Desa Kanekes Saija yang tidak dapat hadir karena menghadiri upacara adat di Badui Dalam.

Kepada Anies, Agus meminta agar bakal calon presiden (capres) dari Partai Nasdem itu bersedia membantu perjuangan masyarakat Badui dalam mengupayakan pengakuan agama di KTP, khusus untuk masyarakat setempat.

“Agama di KTP, kalau Bapak lihat, masih strip. Mohon intervensi dan bantuan segenap Partai Nasdem, beserta Bapak Anies, agar kami masyarakat adat Badui punya legalitas keyakinan yang kami anut dan diakui secara resmi oleh negara,” ujar Agus.

Sejak 2015, papar Agus, masyarakat Badui memperjuangkan pengakuan agama tersebut di KTP. Namun, hingga saat ini belum terwujud. Menurut Agus, warga Badui menganut agama Sunda Wiwitan dan belum tercantum di KTP.

“Itu harapan kami dan kenang-kenangan untuk Pak Anies. Semoga menjadi pembahasan dan dialog di Jakarta nanti. Kalau Bapak ingat Sunda Wiwitan, pasti ingat Badui. Jadi, jangan lupa dibahas agar selalu ingat wilayah Badui,” ujarnya.

Anies menanggapi permintaan itu. Ia mengatakan akan mencari solusi agar harapan dan perjuangan masyarakat Badui bisa terpenuhi.

“Jadi, bahan untuk bisa diproses karena itu warisan leluhur cukup panjang. Kita cari kebijakan yang menenangkan semua pihak,” ujar Anies. (ARM)

Leave a Comment